-:: Cirebon-Cantic.com | Cirebon Culture And Tourist Information Centre ::-
Events
<< September 2010 >>
Mo Tu We Th Fr Sa Su
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30      
Counter Stats
Visitor Online
Users Online
Tamu Online: 1

Member Online: 0

Total Member: 17
Member baru: sus
CIREBON SELAYANG PANDANG
PRAWACANA

Kota Cirebon
Kota Cerbon, kota kang ning pinggir laut
Tapal wates, Jawa Tengah Jawa Barat
Pungpung urip, sedurunge tekan maut
Sing akeh, puji dzikir nggo akherat

Kota Cerbon, kumpulane para wali
Kang wis padha semeren ning Gunung Jati
Pungpung enom, kudu ngulati pangerti
Agama, Islam wajib denanut
i

Dalam bahasa Indonesia :
Kota Cerbon
Kota Cerbon, kota nan di tepi laut
Tapal Batas, Jawa Tengah Jawa Barat
Mumpung Hidup, sebelum maut menjemput
Perbanyaklah, puji syukur 'tuk akhirat

Kota Cerbon, tempat berkumpulnya para wali
Yang telah, bersemayam di Gunung Jati
Mumpung muda, carilah ilmu hakiki
Agama, Islam wajiblah kau anuti

Dua bait syair di atas dicuplik dari sebuah lagu Cerbonan yang berjudul "Kota Cerbon", karya Mamae Titin alias Askandi Sastra Suganda, yang cukup populer pada era 60-an.

SEMARAK “GANJENE CERBON JILID II” Tahun 2009

Aura sibuk mulai terlihat dibeberapa sudut Kota Cirebon beberapa hari terakhir ini, nampaknya ada sesuatu yang besar yang akan dihadapi dalam beberapa hari kedepan. Instansi-instansi pemerintahan mulai ramai dengan persiapan-persiapan dekorasi kantor, beberapa kelompok seniman sibuk berlatih gerak dan tari, sekelompok masyarakat ramai mendekor ulang gapura blok kampungnya, perusahaan-perusahaan yang berkantor disisi jalan-jalan protokoler seperti jalan Siliwangi juga nampak sibuk menghias ulang kantornya, siswa-siswi di beberapa sekolah nampak juga sedang sibuk berlatih matching band, modern dance, tari topeng, gamelan renteng . Apa gerangan yang akan terjadi di Kota Cirebon ini?

Dititen-titeni, ternyata masyarakat Kota Cirebon siweg sibuk sedanten nyiapaken HUT Cirebon kang kaping 640. “Laaa, wis ganti taun maning tah, kaya kuh nembe wingi nyakseni Ulang Taun Cerbon kuh, skiyen wis arep Ulang Taun maning kang kaping 640”. Benar memang, jika dirasa-rasa memang seperti baru kemarin kita menyaksikan semarak perayaan HUT Kota Cirebon ke 639 dengan even akbar GANJENE CERBON JILID I. Ternyata tanpa disadari, beberapa hari ke depan kita akan kembali bertemu dengan tanggal 1 Muharam, pertanda Hari Ulang Tahun Cirebon akan dirayakan kembali dan berbagai seni budaya tradisional Cirebon serta ider-ideran bakal bisa disaksikan kembali dalam even GANJENE CERBON JILID II.

Baca Lebih Detail....

POSISI HISTORIS DAN SEJARAH KOTA CIREBON

    Kota Cirebon juga terkenal dengan julukan "Kota Wali". Hal ini dikarenakan pada abad XV-XVI kota Cirebon menjadi tempat berkumpulnya para wali, terutama kelompok Wali Sanga atau Wali Sembilan yang bertugas menyebarkan agama Islam di tanah Jawa.

   Sejarah mengatakan, bahwa Kota Cirebon berkembang mulai dalam bentuk pedukuhan. Pedukuhan tersebut (konon) didirikan pada 1 Sura 1204 S atau 1 Muharam 792 H, oleh putra sulung Prabu Siliwangi yang bernama Kian Santang (bergelar Pangeran Walangsungsang Cakrabuana atau Mbah Kuwu Cirebon Ki Somadullah) dalam waktu hanya satu hari satu malam. Pendirian atau pembentukan dukuh tersebut dibantu oleh adiknya, Rara Santang; istrinya, Nyai Indang Geulis dan seorang lelaki tua yang misterius, bernama Ki Gede Pangalangalang (yang kemudian diangkat menjadi kuwu dukuh Lemahwungkuk atau Kuwu Cirebon I), dengan menggunakan golok cabang, sebagai satu-satunya alat babad hutan.

   Semula pedukuhan tersebut bernama dukuh LemahWungkuk, (berarti tanah yang menggunduk). Oleh karena terkenal dengan makanannya yang terbuat dari rebon (jenis udang berukuran kecil), lambat laun dukuh tersebut berubah menjadi dukuh Cirebon (Ci berarti air dan rebon adalah nama jenis udang berukuran kecil). Dalam perkembangannya, dukuh Cirebon berubah menjadi Bandar Cirebon, karena Pelabuhan yang ada telah menjadi pusat aktivitas ekonomi dan perdagangan di dukuh Cirebon. Sampai sekarang Kota Cirebon dijuluki sebagai Kota Udang.

   Beberapa peristilahan (berkaitan dengan nama Cirebon) yang sempat tercatat pada manuskrip lama dan arsip daerah maupun arsip nasional, sejak berdirinya hingga sekarang adalah : Dukuh Lemahwungkuk, Dukuh Cirebon, Dukuh Carbon, Bandar Cirebon, Nagari Caruban atau Caruban Nagari, Algemeinte op Cheribon, Kota Swapraja Cirebon, Kotapraja Cirebon, Kotamadya Cirebon dan terakhir adalah Kota Cirebon.

LETAK GEOGRAFIS
LETAK GEOGRAFIS KOTA CIREBON

   Kota Cirebon terletak pada bentangan 06°69'77"-06°77'56" LS dan 108°52'55"-108°58'92"BT, dengan posisi strategis berada pada jalur pantai utara (Pantura) Jawa Barat paling Timur, yang paruh lingkarannya dibatasi oleh wilayah kabupaten Cirebon. Sebagai Daerah dataran rendah yang berbatasan dengan alam pegunungan, kota Cirebon memiliki ketinggian bervariasi antara 0 - 200 meter dari permukaan laut, dengan kelembaban + 48.93% dan Curah hujan + 2.260 mm/tahun. Sedangkan temperatur yang terjadi juga cukup fluktuatif antara 27°C - 38°C dengan suhu terendah terjadi antara bulan Januari - Maret dan tertinggi sekitar bulan Juni - Agustus.


   Kota Cirebon merupakan salah satu kota terkecil di Jawa Barat dengan luas wilayah +3.735,82 hektar atau +37,36 Km2. Kota ini terdiri atas 5 Kecamatan dan 22 Kelurahan. sedangkan batas-batas wilayahnya adalah : Sebelah Utara dibatasi banjir kanal sungai Kemlaka; sebelah Barat Laut sampai Barat di batasi oleh sungai Sigaran, saluran sekunder irigasi Cideng dan sungai Kalikoa; sebelah Barat Daya hingga Selatan dibatasi oleh sungai Grenjeng, sungai Kalulunyu, alam pegunungan Cadas Ngampar, alam pegunungan Lebakngok dan sungai Kalijaga; sebelah Timur berhadapan langsung dengan laut jawa, khususnya teluk Cirebon

Profile Disporbudpar

Drs. ABIDIN
Kepala Disporbudpar
   Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT Tuhan YME atas segala nikmat dan petunjuk yang telah diberikan.

   Website ini dibuat dimaksudkan sebagai informasi atau petunjuk online bagi wisatawan maupun masyarakat agar dengan mudah mengenal dan menemukan akan kebutuhan Obyek Wisata dan Kesenian Kota Cirebon, baik untuk keperluan kepariwisataan maupun pendidikan.

   Mudah-mudahan Website yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi para wisatawan atau masyarakat pada umumnya dan menjadi guide secara mandiri.

Masuk
Nama Pengguna

Katasandi



Klik Disini untuk mendaftar


Untuk meminta Katasandi baru Disini.
POLLING
Apakah Informasi yang tersaji pada Website Dinas Pariwisata bermanfaat bagi anda?





Anda harus login untuk memberikan voting.
PESAN SINGKAT
Anda harus login untuk mengirim pesan.

22/06/2010 10:28
dimana saya bisa mendapatkan kerajinan khas cirebon Smile trimakasih

01/06/2010 00:43
adakan pameran wisata ,kerajinan.batik dll tiap tahunnya

01/06/2010 00:41
pak cirebon perlu punya sarana /pusat wisata wilayah 3 cirebon

04/04/2010 11:08
Assalamu'alaikum..
Permisi... saya eka sekretaris dari CV. inteXdesign Consultant Engineering....jik
a berkenan ingin mencoba bekerja sama dengan Dinas yang Bpk./Ibu pimpin...terimakas
ih..

12/12/2009 12:33
Saksikan Acara SEMARAK “GANJENE CERBON JILID II” 2009 dari tgl 15 s/d 20 Desember 2009. Smile